Thursday, January 8, 2009

Ketupat Sayur Padang

Pagi ini rombongan terpaksa harus terpecah. Mas igo harus berangkat lebih pagi dari biasanya karena ada pekerjaan yang urgent. Jadilah mas igo berangkat duluan dengan membawa kereta mesin barunya. Padahal pagi ini kita sebenernya pengen banged melihat dan merasakan si altis baru itu. ya sudah, akhirnya kita berangkat dengan si xenia silver milik mas agus. Dan yang nyetir mas agus lagi.

Kita putuskan untuk masuk tol jagorawi lewat pintu tol cibinong. Kalau kita ke pintul tol sentul, dari pertigaan pemda belok kanan. Kalau ke pintu tol cibinong, dari pertigaan pemda kita harus belok kiri. Sedangkan mbak ade, jalur angkotnya dari arah sentul. Agar bisa ketemu dengan mbak ade, maka mbak ade harus meneruskan perjalanannya dari meeting point biasanya di showroom mitsubishi ke meeting point alternatif. Dan meeting point alternatifnya ada di pertigaan pemda tadi, tepatnya di tukang ketupat sayur padang mangkal. Perjalanan mbak ade ke meeting point ini cukup memakan waktu. Apalagi kalau harus ditempuh dengan naik angkot yang tiap jalan 100 meter berhenti mencari penumpang. Akhirnya aku, mas agus, dan mbak maya memutuskan untuk mencicipi ketupat sayur tadi sebagai menu sarapan pagi ini samil menunggu mbak ade. Cuaca pagi yang cerah menjadikan suasana sarapan makin hangat. Tentunya dengan ditemani obrolan-obrolan ringan dengan moderator seorang politikus amatiran, yaitu bapak agus sarjana sospol ugm.

Ceritanya aku sedang membuktikan salah satu produk diet dagangan mbak maya. Productnya semacam bubuk nutrisi yang harus diminum sebelum makan. Pagi ini aku sudah berencana untuk mencampur nutrisi itu dengan jus yang mau aku beli di kantin kantor, baru setelahnya mau sarapan. Rencana itu harus dibatalkan ketika aku mencium aroma ketupat sayur yang sudah lama aku gak makan. Akhirnya, mbak maya sebagai yang ikut bertanggung jawab dalam program dietku (yang sebenernya lebih bertanggungjawab kalau program diet ala produk jualannya mbak maya ini gagal) jadi senewen. Begini kurang lebih cuplikannya :

"Kamu itu ya Fon, itu tuh harus diminum sebelum makan. Kamu tuh harusnya dari rumah sudah minum itu fon. Aku aja selalu minum itu sebelum aku berangkat. Dicampur susu kedelainya fon. Dan bla bla bla bla bla bla"

Terusannya aku sudah lupa. Dan seperti biasanya, aku mencoba membela diri dengan menjelaskan alasanku kenapa belum aku minum. Jawaban Balasan dari pembelaanku kurang lebih begini :

"Makanya.... minumnya itu dirumah, sebelum kamu berangkat. Biar kalau ada sarapan mendadak begini kan enak. Bla bla bla bla"

Kali ini aku sudah tidak bisa lagi melakukan pembelaan diri. Sambil menunggu si bapak menyajikan ketupat sayur special pake telor rebus, aku comot bakwan goreng. Eh, dikomentarin lagi. Tapi kali ini bukan mbak maya yang komentar. Mas agus, sang moderator yang mencoba memberi sedikit komentar :

"Kamu pesen ketupat sayurnya emang separoh fon, Tapi kalau kamu makan gorengannya segede itu ya sama aja gondrong. Itu kan kolesterolnya banyak banged. Bla bla bla bla"

Nah lo, kena lagi deh. Belum sempat mikir kira-kira pembelaan apalagi yang mau aku keluarin. Eh, ditimpalin lagi sama mbak maya.

"Tuh. Dengerin tuh. Gorengan itu bla bla bla bla"

Kali ini aku merasa sangat terharu. Betapa aku sangat beruntung diperhatikan oleh teman-temanku. Bahkan ketika aku diet pun, mereka selalu menjadi penasehatku. Terimakasih teman-temanku yang baik. Hiks, aku terharu.

Tak berapa lama kemudian, si bapak menyodorkan ketupat sayur yang kami pesan. Punyaku dan mbak maya porsinya separoh. Punya mas agus porsinya utuh. Ditengah asyiknya makan, mbak maya tiba-tiba naruh kuning telor punya dia ke piringku.
"nih Fon, kolesterol. Buat kamu aja"
Loh loh maksudnya apa? tadi katanya suruh ngurangin makan makanan kolesterol. Sekarang kok malah dikasih?? Hehehhehe mbak maya putus asa kali yah. Jangan putus asa mbak May, ingetin aku selalu untuk minum produkmu. Ini baru awal permulaan mbak May. Semangat!!!! sebenarnya ini yang sedang diet siapa yah?

No comments:

Post a Comment