Setelah 2 jam mbak maya berperang melawan kemacetan tol dalam kota, akhirnya kita, rombongan cibinong-l sampai juga di kantor jam 9. Sampai di meja, nyalain laptop, konek internet, cek email. Eh, muncul email menarik dari mbak maya. Subject-nya "FW: PERINGATKANLAH ISTRI/TEMAN WANITA DAN ANAK GADIS ANDA". Pas aku buka emailnya, pertama bingung juga. Kok yang tampak hanya namecard mbak maya dengan fotonya yang bergaya centil bak gadis-gadis yang masih perawan. Aku perhatikan lagi email itu. Aku temuin sebuah 'attachment' yang nempel di bawah 'subject'-nya. Aku pikir mungkin attachment ini yang dimaksud inti daripada 'subject'-nya. Aku buka attachment itu. Ternyata yang muncul adalah detail dari namecard mbak maya tadi. Dipikir-pikir lagi, kelihatannya gak mungkin isi email ber-subject "PERINGATKANLAH ISTRI/TEMAN WANITA DAN ANAK GADIS ANDA" adalah name card maya dengan fotonya. Gak mungkin kan kalau istri/teman wanita dan anak gadis kita disuruh hati-hati dengan mbak maya???. Akhirnya aku tutup namecard yang manis itu. Aku coba teliti lagi mencari isi sebenarnya email tadi. Aku 'drag' ke bawah. Nah, baru muncul deh pesan sebenarnya. Berikut isinya :
"Dengan cara inilah Sheryl Crow mengalami kanker payudara. Dia tampil di acara Ellen show dan mengatakan hal yang sama persis. Hal ini telah diidentifikasikan sebagai penyebab paling utama pada kanker payudara, terutama di Australia .Seorang teman yang ibunya didiagnosa mengidap kanker payudara baru-baru ini. Dokter berkata :wanita JANGAN minum minuman yang sudah lama berada di dalam mobil...!!!Dokter berkata bahwa hawa panas yang memanaskan bahan plastik dalam botol memiliki bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan kanker payudara. Jadi tolong berhati-hatilah dan jangan minum air dalam botol plastik yang sudah ditinggalkan di dalam mobil, dan kirimkan ke teman-teman wanita Anda.Informasi seperti ini sangatlah kita perlukan dan kita harus berhati-hati, dan mungkin akan menyelamatkan hidup kita. Hawa panas dapat menyebabkan toksin/racun dari plastik menjadi bocor dan bercampur dengan air dan mereka telah menemukan racun ini pada jaringan payudara. Sebisa mungkin gunakan gelas stainless steel atau botol kaca.Biarlah semua orang yang mempunyai istri atau teman wanita atau anak perempuan mengetahui ini semua"
Setelah membaca dan memahami pesan moral yang disampaikan pesan diatas. Barulah aku membalasnya "Reply All". Eh iya, email tadi tidak hanya dikirim ke aku saja. Tak lupa ibu yang hari ini berbaju hijau, berkerudung hijau, berkalung hijau, pokoknya serba hijau itu mengrimkan juga ke mas agus dan mas igo. Berikut balasannya :
Me :"Boleh juga name card nya mbak. Gimana cara bikinnya?Btw thanks infonya. Mas igo mo nraktir sarapan lagi gak?" --> 'send'
Eh, baru aja mencet tombol 'send', email balasan dari mas igo tiba-tiba masuk. Isinya kek gini :
Mas Igo :"Maya Apa kabar? Kok fotonya sdh ganti seh.."
Di bales oleh mbak maya untuk Mas Igo :"bilang aja, minta bikinin name card kaya gw…dasar pria MADUN…"
Dibales lagi oleh mas igo untuk mbak maya :"What about this?...apakah cukup Madun?"tentunya tak lupa dia menempelkan fotonya yang sedang berkuda di sebuha tempat rekreasi. Tidak begitu keren sih sebenarnya. Karena sesungguhnya bapak ini tidak pandai berpose. Wajahnya memang tampak lebih muda dari sekarang. Tapi raut muka nya lesu seakan beban utang negara sedang dilimpahkan ke tangannya. Intinya, tidak begitu menarik untuk di 'save as' di folder fotoku.
Dibales lagi oleh mbak maya untuk mas igo :"Tetttepppp……."
Tak mau ketinggalan, Mas agus juga cepat-cepat me-reply :"Photo terbaik yang pernah aku liat, terlihat sekali sulur sulur otot pengalamannya dalam menyisir rambut... (emang mbak retno...)" (belum tahu siapa mbak retno kan?? aku juga sebenernya tidak tahu mbak retno itu siapa, orangnya yang mana. Sepertinya itu urusan bapak-bapak dewasa)
Sekarang Balesan dari mas Agus :"THANKS MAY,Sempat kaget juga krn yg muncul pertama name card-nya. Kupikir suruh berhati2 dg bu Maya... he..he...Kalo Igo sih pasti yang dikomentari yang menyangkut anatomi dan photo2. Maklumlah pria Madun." <-- pemikiran yang sama persis denganku.
Dibales oleh mas igo yang merasa tersinggung namanya disebut-sebut sebagai komentator anatomi :"Tendensius banget sih Mas…emang hrs hati2 dgn ibu Maya kenapa? atau pernah punya pengalaman :) :) " (nah loh. pengalaman apa nih?? keknya pengalaman jadi mangsa singa kelaparan).
Oh iya, email balasan dari aku tadi juga mendapatkan balasan yang cukup 'ramah' loh (baca 'ramah' nya jangan lupa dengan disertai gerakan jari tanda dua disamping telinga. Kiri kanan yah. Biasanya untuk memaknai suatu kata yang berarti khusus). Berikut balasannya :
"Wong IT kok malah kon ngajari.. piye to..." <-- balasan dari mas agus
"Haruskah IT mengerti segalanya????IT juga manusia." <-- balasan dari aku sebagai pembelaan diri.
"Harusnya sih begitu…Tapi kalo kamu yang ITnya …aku maklum lah….Pasti waktu pelajaran bikin name card ini, kamu ga masuk sekolah ya ?Atau pernah bikin tapi lost dari memory mu…hi..hi….Ajarin tuh mas….kan satu lantai…." <-- Tahukan siapa yang membalas. Yup, benar sekali, ini email balasan dari ibu muda yang hari ini berbusana serba hijau.
"Sebagai yang paling muda disini, saya menerima dengan ikhlas kritik dan saran pedas dari bapak-bapak dan ibu rombongan cibinong-l. terimakasih" <-- sebaiknya pembelaan yang bagus seperti ini. Merendahkan diri, agar suasana jadi 'calm down'.
"Salut fon…hatimu sekeras baja dan seluas samudera…..walaupun badai datang mengancam…tatap tenang ditempat dudukmu…" <-- nah, inilah jawaban dari pembelaan itu. "RAMAH" bukann???
Maka sebaiknya acara reply me reply dihentikan. Kalau tidak, akan ada korban untuk disajikan sebagai sarapan singa pagi ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment